Category: Uncategorized

10 Dec by Claire

5 Hal Penting dalam Menjaga Hubungan Baik dengan Keluarga Pasangan

Sebagai orang Indonesia memiliki keluarga besar bukan sebuah hal yang aneh. Apalagi zaman nenek kakek kita yang memiliki anak sampai belasan sehingga jumlah anggota keluarga makin banyak dan berkembang. Bagi pasangan yang baru menikah, beradaptasi dengan keluarga besar pasangan merupakan agenda wajib. Namun, tidak sedikit yang merasa lebih nyaman berdua saja tanpa membaur dengan keluarga pasangan, karena mungkin tidak terbiasa atau merasa berbeda. Tetapi ada juga yang mulai mencoba masuk menjadi bagian dari keluarga tersebut. keluarga besar pasangan Pada kenyataannya, ketika seseorang menikah, bukan hanya menikah dengan pasangan saja  melainkan juga dengan seluruh keluarganya. Sehingga menjadi bagian dari keluarga pasangan adalah bagian dari menikahi pasangan.  Namun, tidak sedikit banyak pasangan muda yang merasa kesulitan melakukannya. Nah, di bawah ini ada saran yang bisa dipraktekkan sehingga masalah adaptasi ini bisa terselesaikan dan hubungan dengan keluarga besar pasangan menjadi semakin harmonis.
  1. Kenali Budaya Keluarga Pasangan
Pasangan yang memiliki kesamaan suku mungkin tidak terlalu kesulitan dalam beradaptasi. Budaya suku biasanya mencerminkan budaya keluarga, sehingga bagi yang berbeda sukunya butuh effort lebih untuk bisa segera membaur. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari. Karena perbedaan-perbedaan ini akan berpengaruh kepada kebiasaan, komunikasi, pola pikir dan lainnya. Alangkah baiknya kalau hal ini sudah dilakukan sejak sebelum menikah. Sehingga tidak terjadi gagap budaya dan friksi-friksi atas perbedaan yang ada.
  1. Open Mindset
Kita harus paham bahwa setiap orang itu berbeda. Jangankan dengan pasangan, saudara kandung yang tinggal serumah dengan kultur keluarga saja mempunyai kebiasaan yang berbeda. Apalagi dengan pasangan yang dibesarkan oleh keluarga lain dengan kultur budaya yang pastinya tidak sama. Untuk ini, hal pertama yang harus ditanamkan adalah membuka pikiran kita atas setiap perbedaan positif yang akan kita temui. Karena setelah mengenali budaya keluarga pasangan, tidak menutup kemungkinan hal ini bisa diterapkan dan menjadi kultur keluarga baru jika hal itu masih dalam koridor kebaikan. Dengan open mindset ini budaya keluarga pasangan yang  bertolak belakang dengan budaya sendiri tidak menjadi sesuatu hal yang negatif.
  1. Tentukan Batasan
Saat berumah tangga tentu tidak luput dalam permasalahan. Sebagai orang baru di dalam keluarga besar pasangan, sebaiknya kita menentukan batasan dan mendiskusikannya kepada pasangan kita untuk hal-hal yang bersifat prinsipil. Contohnya masalah uang, tentu ini harus didiskusikan secara jelas. Jangan sampai kebiasaan di keluarga besar tentang uang yang berbeda dengan kita malah mengganggu keharmonisan keluarga kita. Maka dari awal mulai lakukan batasan sejauh mana budaya di keluarga besar pasangan yang akan kamu adopsi dan mana yang tidak. Agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.
  1. Bersikap Tulus
Tidak hanya pada keluarga pasangan, bersikap tulus haruslah menjadi bagian dari karakter kita. Manfaat dari ketulusan ini adalah kemudahan dalam beradaptasi dan diterima oleh lingkungan baru. Lakukanlah semuanya dengan tulus meskipun terdapat perbedaan budaya yang sangat ekstrem dari keluarga pasangan. Sebab ketulusan kita akan meringankan segala hal yang kita lakukan kepada keluarga pasangan. masalah rumah tangga
  1. Hindari Berbagi Masalah Rumah Tangga
Permasalahan demi permasalahan yang ada di dalam rumah tangga kita akan menjadi sebuah pondasi yang kuat jika kita bisa menyelesaikannya. Namun jika tidak, tentu akan menjadi sebuah boomerang bagi keharmonisan rumah tangga. Saat kita memiliki masalah dengan pasangan, sebaiknya hindari berbagi masalah rumah tangga dengan keluarga pasangan jika kita tidak yakin akan mendapat solusi yang tepat. Karena yang tahu kondisi rumah tangga kita, adalah kita sendiri bukan orang lain, ataupun keluarga pasangan. Berhati-hati dalam menerima nasehat orang ketiga dalam menyelesaikan masalah rumah tangga, meskipun itu orang tuamu sendiri. Dan sedekat apapun hubungan kita dengan keluarga pasangan, sebaiknya tidak melibatkan mereka ke dalam masalah rumah tangga kita.   Lima hal di atas sangat penting untuk bisa membantu menciptakan hubungan yang harmonis di antara keluarga baru sehingga adaptasi dan pembauran bisa segera terjadi.